Pada hari Sabtu dan Minggu 17-18 January 2009, departemen orthopaedi FKUI kembali mengadakan kegiatan gathering. Berbeda dengan gathering sebelumnya yang dilaksanakan di Bandung, acara kali ini berbentuk camping dan diadakan di propinsi Banten tepatnya di daerah Malingping.
Rombongan berkumpul di RS Fatmawati pada Sabtu pagi pukul 05.00 untuk kemudian berangkat bersaam ke Malingping menggunakan 1 bus dan 9 kendaraan pribadi. Turut hadir dalam acara gathering kali ini keluarga besar Prof. Subroto Sapardan dan beberapa alumni spesial orthopaedi lulusan FKUI-RSCM.
Sempat terjadi inisiden kecil dalam pejalanan menuju ke Malingping ketika bus yang ditumpangi romobongan terperosok ke sawah penduduk. Akibat insiden tersebut, perjalanan sempat tertunda hingga akhirnya rombongan harus meneruskan perjalanan ke lokasi camping dengan menggunakan truk tronton yang semula digunakan untuk mengangkut peralatan camping.
Setibanya di lokasi camping, segala kepenatan selama di perjalanan berubah menjadi rasa tenang tatkala melihat laut yang masih biru asri dan desir ombak yang menghantam tepi pantai. Dahaga selama di perjalanan dilepaskan dengan air kelapa segara yang baru dipetik dari pohon.
Setelah melepas lelah, acara dilanjutkan dengan mendirikan tenda yang kemudian diikuti dengan acara olahraga. Beberapa residen bermain futsal, sebagian bermain volly pantai, sebagian lagi asyik berenang bermain ombak.
Menjelang malam diadakanlah acara makan malam bersama. Menu makan malam adalah ikan, udang, dan cumi segar yang dipanggang langsung di tempat camping. Puas bersantap malam, acara dilanjutkan dengan persembahan dan perkenalan dari residen-residen baru dan acara hiburan.
Pada saat acara hiburan sedang berlangsung, genset yang digunakan sepat rusak sehingga acara hiburan berlangsungdalam kegelapan malam tanpa diiriingi dengan sound system. Namun hal ini tampaknya tidak menghambat acara hiburan yang sedang berlangsung. Acara hiburan tetap berlangsung bercahayakan remang rembulan dengan diiringi denting gitar yang dipetik merdu.
Keesokan paginya, kegiatan dilanjutkan dengna memasak bersama. Sementara beberapa orang memasak, beberapa hadirin memnfaatkan waktu pagi untuk latihan menembak. Selepas makanpagi, rombongan bersiap-siap untuk meninggalkan area camping dengan terlebih dahulu mengadakan foto-foto bersama.
Karena bus yang ditumpangi rombongan masih dalam perbaikan setelah mengalami kerusakan akibat terjeblos ke sawah, perjalanan pulang ditempuh dengan menggunakan truk penduduk hingga ke lokasi dimana bus terperosok. Disana tempat tersebut, bus pengganti untuk membawa rombongan kembali Jakarta telah tersedia.
Dari tempat tersebut, perjalanan diteruskan dengan bus. Namun kembali beberapa insiden terjadi. Perjalanan sempat tertunda beberapa kali ketika bus yang ditumpungi kehabisan bensin, rusaknya AC bis, hingga mogok di tengah jalan dan tol. Rombongan yang diperkirakan tiba kembali di Jakarta sebelum pukul 19.00 akhirnya baru tiba di Jakarta pukul 23.00 lewat. Akibat keterlambatan tersebut, panitia terpaksa mengeluarkan biaya tak terduga untuk acara tak terduga yaitu makan durian dan makan malam.
Demikianlah acara orthopaedic gathering kali ini, sampai jumpa di acara gathering berikutnya.(phd)